Minggu, 26 Juni 2011

Sanitasi Hygiene~ Observasi dalam kampus

PENDAHULUAN

Pengertian hygiene adalah ilmu yang berhubungan dengan masalah kesehatan, serta berbagai usaha untuk mempertahankan atau untuk memperbaiki kesehatan. Hygiene juga mencakup upaya perawatan kesehatan diri, termasuk ketepatan sikap tubuh. Upaya hygiene mencakup perlunya perlindungan bagi pekerja yang terlibat dalam proses pengolahan makanan agar terhindar dari sakit. Sedangkan pengertian sanitasi adalah usaha pencegahan penyakit dengan cara menghilangkan atau mengatur faktor-faktor lingkungan yang berkaitan dengan rantai perpindahan penyakit tersebut. Secara luas ilmu sanitasi merupakan penerapan dari prinsip-prinsip yang akan membantu memperbaiki, mempertahankan atau mengembalikan kesehatan yang baik pada manusia. Persamaan dari sanitasi dan hygiene yaitu sama-sama memiliki tujuan yang sama yaitu hidup sehat dan terhindar dari penyakit. Sedangkan perbedaannya ilmu hygiene lebih luas dari pada ilmu sanitasi karena ilmu hygiene sudah mencakup ilmu sanitasi.
Tujuan dari melakukan observasi ini adalah :
1. Agar kita mengetahui cara hidup sehat yang terhindar dari penyakit.
2. Supaya kita dapat  memperbaiki atau mempertahankan kesehatan dalam diri maupun orang lain disekitar kita.
3. Supaya kita mengetahui objek sanitasi yang baik yang seperti apa.
4. Supaya kita dapat mencegah kecelakaan akibat kerja.
5. Agar kita dapat mencegah penyakit menular.

WAKTU PELAKSANAAN OBSERVASI
Hari                 : Senin
Tanggal           :          
Jam                  : 11.00 – 12.30

NAMA TEMPAT OBSERVASI
Lab jasa boga café beranda
Alamat ; Universitas Negeri Jakarta, Gedung H
Observasi yang kami lakukan adalah mengenai usaha-usaha kesehatan yang perlu dilakukan terhadap tempat kerja secara umum yaitu dengan menerapkan “Sanitasi dan Hygiene”. Sanitasi yaitu usaha kesehatan preventif yang menitik-beratkan kegiatan kepada usaha kesehatan lingkungan hidup manusia. Hygiene yaitu usaha kesehatan preventif yang menitikberatkan kegiatan nya kepada usaha kesehatan individu, maupun usaha kesehatan pribadi hidup manusia. Jadi dalam sanitasi di tunjukan terhadap lingkungan, sedangkan hygiene ditunjukan kepada orang nya.
Pengertian sanitasi dipandang dari berbagai segi terkait dengan kesehatan :
1.      Menjamin lingkungan serta tempat kerja yang baik dan bersih
2.      Melindungi setiap orang dari factor-faktor lingkungan yang merugikan kesehatan fisik maupun mental.
3.      Mencegah timbul nya berbagai macam penyakit menular
4.      Mencegah terjadinya kecelakaan dan menjamin keselamatan (safety subject)
Dalam observasi kali ini mengenai sanitasi dan hygiene, kami memiliki 5 obyek observasi yang sangat berkaitan dengan sanitasi dan hygiene, yaitu :
1.      Penyediaan air bersih
2.      Pengelolaan sampah
3.      Pengelolaan makanan dan minuman
4.      Pengawasan atau pengendalian serangga dan binatang pengerat
5.      Kesehatan dan keselamatan kerja
Ke lima obyek observasi ini telah kami amati dan telah kami diskusikan, dan inilah laporan observasi kami :

1.      Penyediaan air bersih
Air bersih adalah sesuatu yang sangat dibutuhkkan oleh manusia. Mengenai penyediaan air bersih di tempat observasi kami yaitu café beranda (lab jasa boga) penyediaan air nya berasal dari mesin jet pum yang mengambil air dari air tanah yang dialirkan melalui pipa-pipa yang di alirkan ke tempat pencucian piring, kamar mandi dan wastafel yang dapat diambil melalui keran keran. Mengenai kondisi air tanah yang digunakan di tempat ini kondisi air nya jernih, bening, tidak berasa, dan tidak berbau. Walaupun keadaan air nya bersih, air tanah ini tidak digunakan untuk proses memasak atau proses pembuatan minuman. Air tanah ini hanya digunakan untuk proses pencucian sayur mayur, untuk mencuci peralatan memasak dan peralatan saji. Untuk proses memasak dan pembuatan minuman cafe beranda ini menggunakan air kemasan dalam bentuk gallon bermerk Aqua.

Gambar :
Ini adalah tempat pencucian piring yang menggunakan air jet pam
   
Ini adalah wastafel untuk tamu yang aliran air nya dari air jet pam
Ini adalah air mineral kemasan dalam bentuk gallon yang digunakan untuk proses memasak dan pembuatan minuman .
2.      Pengelolaan sampah
Sampah adalah sisa-sisa hasil pengolahan sesuatu yang sudah tidak dapat digunakan lagi. Mengenai pengolahan sampah, yaitu bagaimana cara  kita menangani sesuatu yang sudah tidak digunakan lagi. Di tempat kami observasi  yaitu lab jasa boga café beranda, pengelolaan sampah nya bisa dikatakan kurang baik karena menurut hasil observasi kami pada tanggal XX January 2011 café beranda ini menyatukan segala jenis sampah ke dalam satu bak sampah, jadi tidak ada pemisahan antara sampah kering, sampah basah, dan sampah plastic atau sampah botol. Hal ini menurut kami sangat tidak efisien, disamping itu ini juga dapat menyusahkan petugas kebersihan dalam memilah nya dan ini juga tindakan yang kurang ramah lingkungan. Menurut kami sebaik nya café beranda ini menyiapkan 2 atau 3 bak sampah lagi untuk pemisahan antara sampah kering sampah basah, dan sampah plastic atau sampah botol. Kenapa kami menyarankan seperti ini? Karena apabila semua jenis sampah dijadikan satu tingkat sanitasi yang ada di sekitar tempat sampah tersebut sedikit terganggu seperti adanya lalat atau serangga lain. Dan seharusnya menurut kami café beranda yang dikelola oleh perguruan tinggi negeri dapat mencotohkan tentang pengelolaan sampah yang benar dan juga dapat memaksimalkan segala limbah yang ada agar dapat diolah atau di daur ulang seperti botol-botol bekas sisa air mineral dapat dijadikan mainan untuk anak-anak demi keramahan lingkungan.

Gambar :
Ini adalah tempat sampah yang ada di beranda café yang digunakan untuk menampung segala jenis sampah

3.      Pengelolaan makanan dan minuman

Sistem pembelanjaan pada cafe beranda ini adalah sebulan sekali belanja besar dan setiap hari belanja kecil. Yang dimaksud belanja besar disini adalah belanja dalam jumlah besar. Contohnya: gula, garam, saos, bumbu-bumbu kering dan lain sebagainya barang-barang yang tahan lama. Yang dimaksud  belanja kecil adalah belanja dalam jumlah sedikit dan dilakukan setiap hari. Contoh: sayur-sayuran yang akan digunakan pada hari itu, bumbu-bumbu basah dan lain sebagainya.
Ini adalah gambar bumbu dan kondimen yang siap digunakan tertata dengan rapi dan kebersihan nya sangat terjaga

Pada saat belanja  bahan makanan, semua bahan dipilah-pilah sesuai dengan jenisnya dan disimpan dalam tempat yang berbeda. Sebagai contoh sayuran dan buah disatukan. Tetapi jika ada buah atau sayuran yang berbau tajam usahakan dipisah juga karna dikhawatirkan akan mengkontaminasi sayuran dan buah yang lain. Kemudian untuk yang berbau amis seperti daging, ayam, ikan, bakso, sosis, dll itu dipisahkan dengan sayuran dan buah dan diletakkan di freezer. Hal ini dilakukan agar sayuran dan buah tidak terkontaminasi oleh bau amis dari daging tersebut. Dan sayuran dan buah pun tetap segar.

Setelah pembelanjaan pun semua bahan di cek kembali. Dengan tujuan jika ada bahan makanan yang rusak dapat segera dipisahkan dari yang fresh agar tidak menimbulkan bau dan merusak bahan yang masih fresh.

Setelah selesai di cek, semua bahan yang telah dipilah-pilah dimasukkan kedalam lemari es. Sebelum menggunakan bahan tersebut untuk diolah, terlebih dahulu bahan-bahan tersebut dicuci sampai bersih agar debu, kotoran dan kuman yang menempel pada bahan makanan tersebut hilang dan bahan makanan tersebut menjadi higienis dan aman untuk dikonsumsi.
Gambar :







Didalam gambar ini dapat kita lihat penataan di dalam kulkas yang dilakukan oleh café beranda. Terlihat jelas bahwa antara sayur-sayuran dengan daging, ikan, atau telur an sosis diletakkan secara terpisah.
Ini adalah tempat penyimpanan tepung yang terletak diatas rak, tempat nya harus kering dan jauh dari jangkauan tikus.

Dalam pengolahannya pun dilakukan sehigienis mungkin. Misalnya, bagi yang memasak cuci tangan terlebih dahulu sebelum memasak agar makanan tetap terjaga kebersihannya. Bagi yang memasak juga tidak boleh sakit. Karna jika sakit, virus dan bakteri akan mengontaminasi makanan dan makanan pun tidak menjadi higienis lagi.
Gambar :

  
Ini adalah gambar di dapur café beranda dengan seorang juru masak yang sedang mengolah suatu makanan. Disini dapat dilihat bahwa dalam proses pengolahan makanan juru masak menyiapkan bahab bahan di tempat yang bersih dan sanitasi nya terjaga karena bahan bahan diletakkan di dalam wadah yang bersih.

Di cafe ini tidak banyak menyimpan makanan jadi. Hanya menyimpan makanan jadi seperti yang berkuah misalnya soto, dll. Cara penyimpanannya hanya dengan ditaruh saja dipancinya agar jika ingin dihangatkan tidak perlu repot dipindah-pindahkan tempat.







Ini adalah gambar kondisi dapur café beranda


Untuk masalah minuman, penyimpanannya pun dibedakan dengan kulkas bahan makanan. Ada khusus kulkas untuk semua jenis minumna kemasan. Hal ini bertujuan agar minuman tersebut tidak bercampur bau dengan bahan makanan yang memiliki bau yang tajam.
Gambar :
Ini adalah kulkas tempat menyimpan minuman kemasan kulkas ini terlihat sangat bersih dari kejauhan dan setelah kami cek kulkas ini memang bersih dan isi nya tertata rapi tidak berantakan

Ini adalah tempat penyimpanan ice cream yang di gunakan untuk membuat minuman

4.      Pengawasan/pengendalian serangga dan binatang pengerat
Tentang Pengawasan/pengendalian serangga dan binatang pengerat di café beranda, mereka menggunakan racun tikus yang disebar disudut-sudut ruagan atau di tempat yang sering dilalui tikus untuk membasmi tikus yang ada di café ini. Mengenai kecoa yang biasa nya ada di kamar mandi dicegah dengan menggunakan kamper yang tebar di sudut0sudut kamar mandi. Untuk serangga sejenis lalat atau nyamuk atau binatang terbang lain nya digunakan kawat nyamuk yang diberi lampu bewarna ungu agar serangga dapat tertarik dan menyentuh kawat tersebut kemudian tersengat.
Gambar :
Ini adalah kawat penyengat yang digunakan untuk menyengat serangga seperti lalat

5.      Kesehatan dan keselamatan kerja
Pengertian kesehatan dan keselamatan kerja adalah aturan-aturan yang berkaiatan dengan keselamatan dan kesehatan kerja yang ditujukan untuk mencegah dan melindungi tenaga kerja dari resiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja.
Kesehatan kerja dimaksudkan sebagai perlindungann teknis atau keamanan kerja (safety), juga sebagai upaya untuk menghindari penyakit akibat kerja serta ruang lingkup kesehatan kerja.

Ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan dalam pengawasan kesehatan dan keselamatan kerja, yaitu :
1.      Pekerja / karyawan
2.      Penampilan diri dan pekerjaan
3.      Lingkungan kerja atau tempat kerja.
Di tempat kami observasi yaitu café beranda mengenai kesehatan kerja di lakukan beberapa upaya tentang usaha kesehatan kerja bagi pekerja nya antara lain :
1.      Mengadakan seleksi kesehatan para calon pegawai
2.      Pemeriksaan kesehatan secara rutin terhadap para pegawai
3.      Olahraga yang teratur (senam, jalan kaki, renang)
4.      Istirahat yang cukup
5.      Meningkatkann kesejahteraan gizi, dan pola hidup yang baik bagi para pekerja sesuai dengan standar yang dibutuhkan

Para pegawai yang bekerja di kitchen harus benar-benar dalam keadaan sehat karena para staff kitchen ini langsung bersentuhan dengan proses memasak yang nanti nya akan di makan oleh pelanggan, apabila makanan nya terkontaminasi dengan virus atau bakteri, akan menimbulkan penyakit bagi yang memakan.

Mengenai keselamatan kerja, keselamatan kerja ini bertujuan agar :
1.      Setiap tenaga kerja dan orang lain nya yang berada di tempat kerja mendapat perlindungannn atas keselamatan nya
2.      Setiap sumber produksi dapat di pakai dan dipergunakan secara aman dan efisien
3.      Proses produksi berjalan lancer

Untuk itu keselamatan kerja sangat diperhatikan, sumber sumber bahaya yang ada di café beranda di antara nya adalah mengenai kompor gas dan tabung gas alat alat ini harus selalu di jaga kebersihan dan keamanan nya seperti mengganti selang gas secara berkala agar tidak terjadi hal hal yang membahayakan bagi para pegawai nya. Hal lain yang menyangkut masalah keselamatan kerja yaitu mengenai penggunaan alat alat yang bermesin, seprti memakai blender, setelah menggunakan nya kabel harus di copot dari stop kontak untuk mengindari terjadi nya konsleting, begitu juga alat alat yang lain, setelah digunakan harus segera diputus aliran listrik nya. Untuk kulkas atau alat pendingin lainnya harus di cek keadaan  kabel nya secara teratur agar apabila ada kabel yang dimakan tikus dapat segera diganti kabel nya.

Keadaan lantai yang tidak licin dan penerangan yang cukup memenuhi standar keselamatan kerja para pegawainya, hanya saja pegawai kithcen tidak dilengakapi dengan safety shoes sehingga kemungkinan untuk terjadi kecelakaan saat bekerja seperti tersiram air atau minyak panas dan tertimpa alat-alat atau benda berat saat memasak.


Personal hygiene
Atau yang kita kenal dengan kesehatan pribadi adalah yang mencakup semua aspek dan unsure badaniah.
Di café beranda ini juga mempunyai standart personal hygiene yang mencakup :
1.      Kebersihan tangan
Karena tangan adalah salah satu anggota badan yang amat sangat diperlukan untuk mengerjakan suatu pekerjaan.
2.      Kesehatan rambut
Para staff di café beranda ini harus selalu merawat kesehatan rambutnya, karena rambut yang kotor akan menimbulkan tasa gatal dan membuat seseorang ingin menggaruk nya dan dapat mengakibatkan kotoran kotoran dari kepala jatuh berterbangan dan kuku menjadi kotor.
3.      Kebersihan mulut dan gigi
Para staff di anjurkan memeriksakan giginya ke dokter apabila ia merasakan ada sesuatu yang terjadi pada gigi nya.
4.      Kebersihann telinga\
Telinga harus di jaga kebersihan nya karena apabila telinga kotor menjadi gatal dan mendorong seseorang untuk memasukan jari-jari nya ke dalam telinga.
5.      Merawat atau memelihara muka
Merawat di sini bukan berarti memakai make up secara berlebihan tetapi dilakukan secara wajar sesuai dengan jabatan pekerjaan nya.

Beberapa standart grooming yang ada di café beranda :
1.      Gunakan meke up yang biasa-biasa saja dengan artian tidak memakai lipstick dan perona mata yang berlebihan
2.      Mempergunakan wangi parfume yang segar dann tidak terlalu menyengat
3.      Tatanan rambut harus terlihat rapi, bila terlalu panjang dapat menggunakan harrnet
4.      Ukuran panjang kuku tidak menggangu kegiatan sehari, bahkan tidak boleh memanjangkan kuku
5.      Baju seragam harus selalu bersih, disetrika dengan baik dan tidak boleh robek, pergunakan uniform secara lengkap sesuai dengan jabatan nya.
6.      Menggunakan sepatu yang menutupi jari kaki, sepatu yang digunakan harus bersih dan disemir serta nyaman di kaki.
7.      Tidak dipekenankan memakai perhiasan yang berlebihan.

Kesimpulan ;
Café beranda yang menjadi tempat observasi kami memiiki kelebihan dan kekurangan, sebagai salah satu tempat makan yang dikelola oleh mahasiswa ini sudah memiliki standart yang cukup bagus mengenai sanitasi air, pengawsan dan pengendalian dan binatang pengerat dan pengelolaan  makanan dan minuman. Hanya saja dalam pengelolaan sampah dan K3 nya kurang baik. Jadi masih banyak yang perlu diperbaiki dan dipertahankan. Jika perlu diperbaiki agar dapat mencapai tujuan yaitu hidup sehat yang terhindar dari penyakit.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar